PivotTable untuk Menganalisis Data Excel


Diskon : Oppo A37 Limited:14%

Salam jumpa, semoga sehat dan tetap semangat. Kali ini saya akan mencoba berbagi informasi tentang PivotTable untuk Menganalisis Data Excel. Baiklah kita langsung saja.

Bila kita dihadapkan pada sebuah data yang banyak dan panjang sementara kita diminta oleh atasan analisis data dengan cepat karena akan dijadikan keputusan atau kebijakan bagi perusahan atau instansi. Untuk mengatasi masalah tersebut kita bisa menggunakan PivotTabel dalam excel. Yang dimaksud dengan PivotTabel yaitu suatu fitur untuk membuat rangkuman, melakukan analisa, eksplorasi data, serta mempresentasikannya. Dengan demikian PivotTable merupakan cara yang hebat untuk meringkas, menganalisis, menjelajahi, dan menyajikan data, serta dapat dibuat hanya dengan beberapa kali klik. PivotTable sangat fleksibel dan dapat dengan cepat disesuaikan, tergantung pada keinginan dalam menampilkan hasil. Anda juga dapat membuat PivotChart berdasarkan PivotTable yang akan diperbarui secara otomatis ketika PivotTable diperbarui.


Sementara manfaat penggunaan PivotTable adalah sebagai berikut:

  1. Mengelompokkan data berdasarkan kategori yang diinginkan
  2. Merangkum atau meringkas data dalam berbagai perhitungan (sum, average, dll.)
  3. Memfilter data untuk menampilkan data yang diinginkan

Langkah-langkah Membuat PivotTable
Untuk menggunakan PivotTable kita persiapkan data yang akan digunakan. Setelah kita mempersiapkan datanya, maka kita bisa membuat pivottable yang langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Buka data yang akan dianalisis
Pada langkah pertama ini, anda harus memilih range data yang akan dibuat pivottable-nya. Untuk range data ini anda bisa memilihnya dalam bentuk range, range yang sudah diberi nama, atau table.

2. Buka PivotTable pada tab Insert > PivotTable > PivotTable
Buka menu Insert > PivotTable (yang terdapat di paling kiri ribbon). Pada menu fitur tersebut, terdiri dari dua pilihan, yaitu pivottable dan pivotchart. Anda bisa memilih pivottable kemudian akan muncul window box PivotTable.

3. Pilih Tabel/range
Pada menu ini kita diminta untuk menentukan tabel atau range yang akan digunakan.

4. Pilihlah Tempat yang Digunakan untuk Menempatkan laporan pivottable
Pada Kotak dialog create pivottable tersebut memiliki 2 pilihan yang berfungsi untuk menempatkan laporan pivottable, pertama pada kertas kerja yang baru atau kertas kerja yang ada. Namun disarankan anda menggunakan kertas kerja baru untuk menempatkan pivottable. Pilih new worksheet.

5. Klik OK
Setelah anda memilih new worksheet, maka kita klik OK untuk melanjutkan. Secara otomatis akan muncul sheet baru yang berisi layout PivotTable kosong di sebelah kiri dan PivotTable Field di sebelah kanan. Layout PivotTable adalah tempat dimana PivotTable akan ditampilkan sedangkan PivotTable field adalah pengaturan data PivotTable apakah akan ditempakan Row, Column, Value atau Filter.

6. Pilih dan Drag Field yang akan ditampilkan di PivotTable
Selanjutnya, pilih field yang akan ditampilkan pada PivotTable di Row, Column, Value dan Filter. Data yang ditempatkan di Row dan Column biasanya data non numeric, sedangkan data numeric ditempatkan di Value. Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan Filter (biasanya untuk data yang berupa waktu atau tanggal).

Itulah cara PivotTable untuk Menganalisis Data Excel yang bisa kita coba. Semoga tips ini bermanfaat dan apabila pembaca merasa terbantu mohon bagikan juga artikel ini pada yang lain.