PROSES KEWIRAUSAHA DAN BISNIS
Salam jumpa, semoga sehat dan tetap semangat. Kali ini saya akan mencoba mereview salah satu topik dari materi Prof. Dr. Dadang Sadeli, M.Si. tentang Proses Kewirausahaan dan Bisnis. Baiklah kita langsung saja.
SIFAT DASAR DAN PERKEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN
- Siapakah yang disebut sebagai seorang pengusaha ?
- Pengusaha adalah seseorang yang mengambil risiko dan memulai sesuatu yang baru.
- Pengusaha sebagai inovator, yaitu seseorang yang mengembangkan sesuatu yang unik
- Bagi seorang ekonom, pengusaha adalah sesorang yang menggabungkan sumber daya, tenaga kerja, bahan baku, serta aset lain untuk menghasilkan nilai yang lebih besar dari sebelumnya.
KEWIRAUSAHAAN
- Tindakan pengusaha harus dilandasi dengan kewirausahaan
- Kewirausahaan (enterpreneurship) adalah proses penciptaan sesuatu yang baru serta pengambilan risiko dan imbal hasil
- Konsep inovasi dan kemutakhiran adalah bagian yang integral dari kewirausahaan
Inovasi adalah tindakan untuk memperkenalkan sesuatu yang baru, untuk itu dibutuhkan bukan hanya kemampuan untuk menciptakan, tetapi juga kemampuan untuk memahami seluruh kekuatan yang bekerja di dalam lingkungan tersebut.
Kemutakhiran dapat terdiri atas apapun, mulai dari produk baru sampai sistem distribusi baru, hingga sebuah metode baru untuk mengembangkan suatu struktur organisasi yang baru.

ASPEK KEWIRAUSAHAAN
- Kewirausahaan melibatkan proses penciptaan – menciptakan nilai baru. Penciptaan harus mempunyai nilai bagi pengusaha dan pelanggan untuk siapa ciptaan tersebut dikembangkan.
- Kewirausahaan menuntut sejumlah waktu dan upaya yang dibutuhkan
Memperoleh penghargaan. Penghargaan yang paling penting adalah kebebasan, kepuasan pribadi, memperoleh laba/uang. - Menanggung risiko.
PROSES KEWIRAUSAHAAN
Proses kewirausahaan adalah proses untuk mengembangkan sebuah usaha baru, mungkin dalam bentuk membawa produk baru ke pasar yang ada, membawa produk yang ada ke pasar yang baru, atau pembentukan organisasi baru.
TAHAP PROSES KEWIRAUSAHAAN
1. Identifikasi dan evaluasi peluang
2. Pengembangan rencana bisnis
3. Penetapan sumber daya yang dibutuhkan
4. Pengelolaan perusahaan
IDENTIFIKASI DAN EVALUASI PELUANG
- Peluang bisnis yang baik tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari ketajamanseorang pengusaha,melihat kemungkinan pada beberapa kasus.
- Ketika peluang berhasil diidentifikasi maka setiap peluang harus ditinjau dan dievaluasi
- Evaluasi peluang melibatkan pengukuran jarak peluang. Jarak peluang menjadi dasar utama dalam menentukan risiko dan imbal hasil.
- Risiko merefleksikan pasar, persaingan, teknologi, serta jumlah modal yang digunakan.
- Modal yang dibutuhkan menjadi dasar untuk menilai pengembalian (imbal hasil)
- Sebuah peluang harus cocok dengan kemampuan dan tujuan pribadi pengusaha.
PENGEMBANGAN RENCANA BISNIS
Rencana bisnis yang baik harus dikembangkan untuk mengeksploitasi peluang yang diidentifikasi, dan untuk menentukan sumber daya yang dibutuhkan, mendapatkan sumber daya tersebut, dan mengelola usaha baru tersebut dengan sukses.
RENCANA BISNIS
- Rencana bisnis merupakan dokumen tertulis yang dipersiapkan oleh seorang pengusaha yang mendeskripsikan semua elemen semua elemen internal dan elemen eksternal yang relevan yang terlibat dalam pembentukan sebuah usaha baru
- Rencana bisnis merupakan penggabungan rencana-rencana fungsional seperti :
Rencana produksi, rencana operasi, rencana pemasaran, rencana organisasi, dan rencana finansial.
RENCANA PRODUKSI
- Jika perusahaan yang baru bergerak dalam bidang manufaktur dibutuhkan sebuah rencana produksi.
- Apabila proses manufaktur di- outsource maka rencana tersebut harus mendeskripsikan tentang subkontraktor, termasuk lokasi, alasan untuk seleksi, biaya, dan kontrak apa yang telah diselesaikan.
- Apabila seluruh proses manufaktur harus diselesaikan sendiri,maka rencana produksi harus mendeskripsikan susunan pabrik fisik, mesin yang dibutuhkan, berbagai bahan baku, biaya manufaktur, dan perlatan modal masa depan.
RENCANA OPERASI
- Rencana operasi mendeskripsikan aliran barang dan jasa dari produksi menuju pelanggan.
- Rencana operasi dapat meliputi inventaris atau penyimpanan produk, pengiriman, prosedur pengaturan persediaan, dan jasa bantuan pelanggan.
RENCANA PEMASARAN
- Rencana pemasaran mendeskripsikan bagaimana suatu produk atau jasa akan didistribusikan, diberi harga, dan dipromosikan.
- Rencana pemasaran antara lain berisi Strategi produk atau jasa, strategi penetapan harga, strategi distribusi, strategi promosi, kekuatan dan kelamahan setiap kompetitor.
RENCANA ORGANISIONAL
Rencana organisional mendeskripsikan bentuk hak milik perusahaan, yaitu kepemilikan, bentuk perusahaan persekutuan atau korporasi, struktur organisasi perusahaan dan jobnya.
RENCANA FINANSIAL
Rencana finansial menentukan komitmen investasi potensial yang dibutuhkan untuk perusahaan baru dan mengindikasikan apakah rencana bisnis tersebut bisa dilaksanakan secara ekonomis.
Rencana finansial berisi :
- Lap Rugi Laba proforma yaitu proyeksi laba bersih yang dikalkulasikan dari proyeksi pendapatan dikurangi proyeksi beban operasi.
- Arus Kas proforma yaitu kas yang diproyeksikan, dihitung dari penerimaan kas yang diproyeksikan dikurangi pembayaran kas yang diproyeksikan.
- Neraca proforma mencerminkan proyeksi aset, kewajiban, dan aktiva bersih dari perusahaan
Aset adalah aktiva yang dimiliki atau tersedia untuk digunakan dalam operasi perusahaan
Kewajiban mencerminkan semua hutang kepada kreditor.
Equitas mencerminkan hak-hak pemilik berupa dana yang telah diinvestasikan pemilik dan laba yang ditahan - Laporan Sumber dan penggunaan dana proforma, mengambarkan penempatan pendapatan dari operasi dan pendanaan lainnya.
Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bagaimana pendapatan bersih dan pendanaan digunakan untuk meningkatkan aset atau membayar hutang.
TITIK IMPAS
Titik impas adalah suatu keadaan dimana pendapatan yang diperoleh sama dengan beban-beban yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut.
TR = TC
TR = SP x Q
TC = TFC + TVC
TVC = Q x VC/unit
TFC = (SPxQ)-(VC/unit xQ)
TFC= Q(SP-VC/unit)
Q (TITIK IMPAS)= TFC/(SP-VC/UNIT)
Analisis Impas adalah sebuah teknik yang berguna dalam menentukan berapa banyak unit yang harus dijual atau volume penjualan yang harus dicapai untuk mencapai impas.
KEBUTUHAN SUMBER DAYA
1. Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
2. Menentukan sumber daya yang ada
3. Mengidentifikasi kesenjangan sumber daya dengan pemasok yang tersedia
4. Mengembangkan akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan
SUMBER DAYA
Sumber daya yang dibutuhkan antara lain dapat diperoleh dari :
- pembiayaan utang (debt financing) yaitu mendapatkan dana pinjaman yang dibebani biaya yang dinyatakan dalam suku bunga.
- pembiayaan ekuitas yaitu mendapatkan dana dengan imbalan hak kepemilikan dalam usaha tersebut.
DANA INTERNAL DAN EKSTERNAL
- Dana dapat diperoleh dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal).
- Dana internal dapat berasal dari berbagai sumber di dalam perusahaan yaitu : keuntungan, penundaan pembayaran utang, penagihan piutang yang lebih awal, penjualan aset, dan pengurangan modal kerja.
DANA EKSTERNAL
Sumber pembiayaan eksternal alternatif perlu diperhitungkan berdasarkan tiga hal :
1. Jangka waktu
2. Biaya
3. Kendali
PENGELOLAAN PERUSAHAAN
1. Mengembangkan gaya manajemen
2. Memahami variabel kunci untuk sukses
3. Mengidentifikasi masalah dan potensi masalah
4. Menerapkan sistem kendali
5. Mengembangkan strategi pertumbuhan
BUSINESS PLAN
1. Ringkasan Eksekutif /Latar Belakang
2. Data Lembaga
3. Tujuan Lembaga
4. Rencana produksi
5. Rencana operasi
6. Rencana pemasaran
7. Rencana organisasi
8. Rencana finansial.
9. Simpulan
Demikian sekilas review tentang Proses Kewirausahaan dan Bisnis, semoga review ini dapat membantu dan bermanfaat.

